Skip to main content

Membaca Borges dan Orang-Utan Abadi

Upacara Penyeretan Jiwa : Sepilihan Cerpen Ahmad Farid Yahya

 

Jantungku berdegup semakin kencang ketika aku merasa ada yang aneh dan semakin menakutkanku. Aku merasa musik itu semakin keras saja kudengar. Ya Tuhan, jangan aku, jangan aku. Aku ketakutan. Musik itu begitu mengerikannya sampai aku merinding dan keringat mulai membasahi sarungku yang kugunakan menutupi sekujur tubuhku.

Suara itu semakin keras, "Dung tak dung tak dung dung dung, tak dung tak dung dung dung, tak dung tak dung dung dung, tak dung tak dung dung dung ..." Benar-benar suara upacara penyeretan jiwa. Takutlah takut aku ini. Tubuhku gemetar.

Tiba-tiba kudengar teriakan kencang, "Aaaaa!" Lalu disusul teriakan seorang lelaki dewasa, "Karjo!" Kemudian bersahut-sahutan suara Sukijan, Munawar dan beberapa suara temanku yang kukenal, "Karjo, Karjo!"

__________

Upacara Penyeretan Jiwa


Penulis: Ahmad Farid Yahya

Penerbit: Sastrakelir x Pustaka Ilalang

Tebal: x+80 halaman

Dimensi: 12x18cm

Harga: Rp35.000,-

__________

Pemesanan: 082143699486 (WA)

__________

#ahmadfaridyahya #upacarapenyeretanjiwa #sbymk #seorangbocahyangmenyaksikankematian #farid #sastrakelir #pustakailalang

Comments

Popular posts from this blog

Analisis Perbandingan Teks Sastra Cerpen “Sepotong Senja Untuk Pacarku” dan "Jawaban Alina" Karya Seno Gumira Ajidarma dengan Dongeng 1000 Candi (Kajian Sastra Bandingan)

Disusun Oleh: Ahmad Farid Yahya 1. Sinopsis Cerpen “Sepotong Senja Untuk Pacarku” dan "Jawaban Alina" Karya Seno Gumira Ajidarma A. Sinopsis Cerpen Sepotong Senja Untuk Pacarku “Sepotong Senja untuk Pacarku”, sebuah cerpen yang menceritakan sebuah surat berisi sepotong senja yang diberikan oleh seorang laki-laki kepada kekasihnya yang bernama Alina. Di dalam cerpen tersebut dikisahkan bahwa sang tokoh “aku” mengerat sebuah senja di tepi pantai lengkap dengan angin, debur ombak, matahari terbenam, dan cahaya keemasan. Ia memang sangat ingin memberikan sepotong senja pada kekasihnya. Ia tak mau memberikan banyak kata-kata, karena pada kenyataannya kata-kata sudah tidak berguna. Di dalam cerita itu, sang tokoh “aku” berhasil mengerat sepotong senja yang ditaruh di dalam sakunya. Walaupun setelah senja itu ia potong, tokoh “aku” rela dikejar-kejar oleh polisi karena ia diduga telah mencuri senja dan membuat gempar. Ia menyelip-nyelip dengan kecepatan tingg...

Membaca Borges dan Orang-Utan Abadi

Peresensi: Ahmad Farid Yahya* Buku ini seperti sebuah pintu gerbang yang disajikan oleh penulis untuk mengenal Edgar Allan Poe lewat Jorge Luis Borges. Sebuah buku yang bertebaran komentar-komentar sastra brilian. Borges dan Orang-Utan Abadi merupakan novela terjemahan karya penulis asal Brazil. "Luis Fernando Verissimo adalah salah satu penulis Brasil paling populer berkat kolom satirnya di mingguan nasional Veja. Dia juga seorang novelis, penulis cerita pendek, penyair, kartunis, dan musisi kenamaan. Selain Borges and the Eternal Orang-Utans (2000), karyanya yang lain adalah The Club of Angels (1998), dan The Spies (2009) (halaman iii)." Karya ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Lutfi Mardiansyah, dan diterbitkan oleh Penerbit Trubadur. Novela ini bercerita tentang seorang penulis dan penerjemah bernama Vogelstein yang sedang mengikuti konferensi perkumpulan Israfel di Buenos Aires. Kita tahu bahwa Buenos Aires adalah tempat tinggal Jorge Luis Borges. Pada judu...

TANDA ELIPSIS

Makalah Oleh: Ahmad Farid Yahya 1. Tanda Elipsis Tanda elipsis (bahasa Yunani: ἔλλειψις, élleipsis, "penghilangan") adalah tanda baca yang biasanya menandai penghilangan sengaja suatu kata atau frasa dari teks aslinya. Tanda ini dapat menunjukkan jeda pada pembicaraan, pikiran yang belum selesai, atau, pada akhir kalimat, penurunan volume menuju kesenyapan (aposiopesis). Simbol untuk tanda elipsis adalah rangkaian tiga tanda titik (...) atau suatu glif yang berupa tiga bintik (…). Menurut Dr. H. Syamsul Ghufron, M.Si. elipsis adalah pelepasan unsur bahasa yang dapat dimunculkan kembali pemahamannya. Di sini elipsis yang dimaksud oleh Dr. H. Syamsul dalam bukunya Kesalahan Berbahasa Teori dan Aplikasi adalah elipsis dalam tataran wacana. Sedangkan maksud dari tanda elipsis sudah dipaparkan di paragraf pertama. Pada intinya, elipsis adalah pelesapan. Pelesapan sama artinya dengan penghilangan atau peluruhan. Penulisan tanda elipsis menggunakan 3 titik. Namun jika e...